Showbiznesia.com – Lea Simanjuntak punya alasan personal ketika mengajak Boris Bokir, Indra Jegel, Oki Rengga dan Bene Dion dari Podcast Agak Laen terlibat dalam video klip lagu terbarunya, Ruang Dihatimu.
Keempat komika tersebut memang menjadi bagian dari konsep video klip yang memadukan rekaman nyata dengan teknologi AI generatif dan elemen 3D.
Namun, bagi Lea, kehadiran mereka bukan sekadar pilihan kreatif untuk membuat video klip terasa lebih hidup.
Ada kedekatan personal yang membuat Lea merasa keempat personel Agak Laen memang pantas berada dalam proyek tersebut.
BACA JUGA: The Script Konser di Jakarta Bawa The Calling, Harga Tiketnya Mulai Rp650 Ribu
Lea pertama kali bertemu dengan Boris, Jegel, Oki dan Bene ketika menjadi bintang tamu Podcast Agak Laen pada 2023.
Dari pertemuan itu, hubungan mereka kemudian berlanjut menjadi pertemanan di luar pekerjaan.
Menurut Lea, ada satu hal yang membuat dirinya merasa cocok dengan mereka, yakni cara mereka menghadirkan humor secara natural.

Cuplikan music video dari single terbaru Lea Simanjuntak
“Menurut gue, mereka adalah kelompok yang beneran ‘agak laen’,” ujar Lea Simanjuntak sambil tertawa di kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2026).
“Mau dibilang dapet seluruh lapisan masyarakat, dapet. Tapi lucu, nggak cringe, terus vibe-nya nyambung sama gue,” lanjutnya.
Bagi Lea, kecocokan tersebut bukan hanya ketika dirinya berhadapan dengan mereka sebagai seorang penyanyi. Ia merasa hubungan yang terbangun memang terasa personal.
“Bukan hanya dalam Lea secara Lea si penyanyi di panggung gitu, emang nyambung dengan me as myself,” tuturnya.
Karena itu, ketika muncul ide untuk melibatkan Agak Laen dalam video klip Ruang Dihatimu, Lea tidak membutuhkan waktu lama untuk menyetujuinya.
“Saya happy banget karena pas disebut nama itu, aku bener-bener ngerasa, ‘Oh, why not?’ gitu kan,” kata Lea.
“Karena, apa yaa, sayang. Aku sayang banget,” lanjutnya.
Kedekatan tersebut juga membuat proses syuting berlangsung tanpa terasa seperti pekerjaan yang terlalu formal. Bahkan sebelum kamera mulai merekam, suasana di lokasi sudah dipenuhi tawa.
Satrio, yang terlibat dalam proses produksi, mengatakan personel Agak Laen bahkan sudah membuat suasana ramai sebelum proses syuting dimulai. Mereka juga harus berinteraksi dengan sejumlah alat musik, termasuk tuba.
Alih-alih menjalani latihan serius, proses tersebut justru berlangsung dengan banyak candaan.
“Belum mulai syuting udah ketawa duluan,” ujar Satrio.
Lea pun merasa apa yang terjadi di lokasi memang menggambarkan hubungan mereka sehari-hari.
“Kalau menurut aku itu natural banget, emang that’s us. Kita bisa sekocak itu kalau udah ketemu,” katanya.
Kolaborasi tersebut ternyata juga menjadi bagian dari hubungan kerja Lea dan personel Agak Laen yang terus berkembang.
Setelah tampil dalam video klip Ruang Dihatimu, Lea juga akan terlibat dalam sebuah film bersama mereka dengan memainkan karakter ibu dari tokoh yang diperankan para personel Agak Laen.

Lea Simanjutak saat perilisan music video dari single ‘Ruang Dihatimu’
Hubungan itu bermula dari obrolan yang sebenarnya sudah terjadi sejak pertemuan mereka di podcast pada 2023.
Lea mengatakan Boris, Jegel, Oki dan Bene saat itu sering bercanda mengenai keinginan mereka untuk masuk ke dunia musik.
“Mereka selalu bilang, ‘Kami juga mau dong di dunia musik, ajarin,’ gitu-gitu lho. Tahu-tahu nyambung, ya udah, let’s go,” ungkap Lea.
Di sisi lain, Ruang Dihatimu sendiri menjadi penanda penting bagi Lea karena merupakan karya pertamanya setelah tujuh tahun tidak merilis single.
Lea mengaku masa panjang tanpa merilis lagu bukan karena kehilangan kecintaan terhadap musik.
Sejak awal berkarier secara independen tanpa label, ia memang memiliki kebebasan penuh untuk menentukan kapan dan seperti apa karya yang ingin dibuat.
Kebebasan itu sekaligus membuat Lea tidak memiliki pihak yang memberikan target atau tenggat waktu untuk terus menghasilkan musik.
Namun, tujuh tahun tersebut justru ia rasakan sebagai proses pendewasaan. Lea merasa kini lebih memahami dirinya sendiri, termasuk musik seperti apa yang ingin disampaikan kepada pendengar.
“Jadi 7 tahun itu cukup untuk membuat gue lebih matang, mungkin secara psikologis gue, secara apa yang gue mau, sabar dulu, dapetin yang kau mau, dapetin vibe,” ujar Lea.
Kini, lewat Ruang Dihatimu, Lea akhirnya kembali membuka ruang untuk berkarya sekaligus melanjutkan hubungan personal yang selama ini ia bangun dengan orang-orang di sekitarnya.













Respon (1)
Komentar ditutup.