Showbiznesia.com – Lagu terbaru Banda Neira, Ajariku Jadi Berani, ternyata lahir dari pengalaman personal Ananda Badudu.
Lagu tersebut ditulis setelah peristiwa yang membekas dalam dirinya, ketika ia ditangkap dan dipukuli aparat pada 2019.
Saat itu, Ananda diketahui menginisiasi penggalangan dana untuk mendukung aksi mahasiswa yang menolak perubahan Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi.
Pengalaman tersebut kemudian melahirkan kemarahan yang masih ia rasakan bertahun-tahun setelah kejadian.
BACA JUGA: Rifqi FTR Tuangkan Luka Anak Broken Home Lewat Lagu Rumah Yang Bising
Ananda kemudian memilih mengolah perasaan tersebut lewat musik. Alih-alih membiarkan kemarahan berkembang menjadi sesuatu yang destruktif, ia menuangkannya menjadi lagu tentang keberanian.
“Saya sadar saya masih membawa kemarahan itu, tapi saya tidak ingin kemarahan itu berubah jadi sesuatu yang destruktif,” kata Ananda Badudu dalam siaran pers yang diterima Showbiznesia, Minggu (27/9/2026).
Dari pengalaman itulah Ajariku Jadi Berani lahir. Bagi Ananda, lagu tersebut bukan hanya tentang seseorang yang ingin menjadi berani, tetapi juga proses belajar untuk menghadapi rasa takut bersama-sama.

Banda Neira rilis lagu baru ‘Ajariku Jadi Berani’ dari pengalaman Ananda Badudu di tahun 2019
“Itu sebabnya saya menulis Ajariku Jadi Berani. Saya berharap lagu itu bisa jadi pemantik yang mendorong kami dan juga pendengar untuk menjadi berani,” ujarnya.
Ananda menjelaskan, lagu tersebut bercerita tentang seseorang yang sedang diliputi ketakutan dan meminta diajari bagaimana menjadi berani.
“Lagu itu bercerita tentang seseorang yang didera ketakutan, kemudian minta diajari caranya menjadi berani,” kata Ananda.
“Lewat lagu itu kami seperti mau bilang ke pendengar: ayok, kita sama-sama belajar jadi berani,” lanjutnya.
Pesan tersebut kemudian tidak berhenti di lagu. Banda Neira mengembangkan semangat yang sama lewat Jadi Berani Project, yang digelar di Jakarta pada 25-26 September 2026 bertepatan dengan perilisan video musik Ajariku Jadi Berani.
Project tersebut menghadirkan pameran zine dari sekitar 90 pengkarya sekaligus gigs intim yang diramaikan Reruntuh dan Pendarra.
Banda Neira juga mengadakan lokakarya photostory yang diampu sutradara video musik mereka, Rukii Naraya.
“Kami bikin karena tak ingin aksi menularkan keberanian itu berhenti di lagu saja,” ucap Sasha, vokalis dan pemain biola Banda Neira.
“Kali ini kami bikin project lokakarya photostory yang diampu juga oleh Rukii Naraya,” katanya.
Video musik Ajariku Jadi Berani digarap Banda Neira bersama Rukii Naraya serta pasangan koreografer-dramaturg Enji Sekar dan Arsita Iswardhani.

Banda Neira rilis lagu baru ‘Ajariku Jadi Berani’ dari pengalaman Ananda Badudu di tahun 2019
Dalam proyek tersebut, Banda Neira kembali bekerja sama dengan Kithlabo, label unit usaha dari Believe.
“Lewat project ini kami mengajak siapapun yang ingin ikut untuk berproses bersama sambil memaknai apa arti keberanian buat kita,” lanjutnya.
Video musik ini menjadi karya kedua Banda Neira bersama Kithlabo setelah sebelumnya merilis video Mimpilah Seliar-liarnya pada 2025 yang digarap sutradara Bernardus Raka.













Respon (1)
Komentar ditutup.