Showbiznesia.com – Memasuki tahun 2026, aktor Ajil Ditto mengungkapkan resolusi barunya. Meski masih aktif membintangi berbagai proyek di depan kamera, Ajil mulai memikirkan langkah untuk beralih ke balik layar, baik sebagai sutradara maupun produser.
Ajil mengakui, resolusi pribadinya setiap tahun sebenarnya tidak pernah jauh berbeda.
“Satu resolusi yang enggak pernah berubah tuh semoga tahun depan lebih baik dari tahun sebelumnya. Itu sudah pasti,” ujar Ajil Ditto saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan belum lama ini.
Selain target pribadi seperti menambah aset dan kembali berangkat umrah, Ajil mulai membuka wacana untuk terlibat dalam proyek film bukan lagi sebagai aktor.
“Resolusi punya proyek baru tapi bukan sebagai aktor,” katanya.
Ketika ditanya lebih jauh, Ajil secara terbuka menyebut posisi sutradara atau produser sebagai peran yang ingin ia jajal. Ketertarikan tersebut bukan muncul secara tiba-tiba, melainkan sudah ia rasakan sejak dua hingga tiga tahun terakhir.

Maell Lee dan Ajil Ditto cerita soal pengalaman syuting mereka ketika melakoni atraksi motor di film ‘Anak Medan’, ditemui di XXI Epicentrrum Kuningan Jakarta Selatan, Kamis (17/4/2025).
Meski begitu, Ajil menyadari bahwa langkah tersebut membutuhkan kesiapan matang, baik secara mental maupun finansial.
“Masih ngerasa kayaknya gue cari uang dulu nih, syuting-syuting dulu nih,” ujar Ajil sambil tertawa.
Ajil menegaskan dirinya tak ingin gegabah memulai karier sebagai sutradara. Ia sadar bahwa posisi tersebut membutuhkan jam terbang panjang agar tidak berdampak buruk pada rekam jejak karirnya.
“Pasti masih lama perjalanannya, butuh bertahun-tahun pengalaman dulu,” tuturnya.
Kesadaran itulah yang membuat Ajil enggan langsung menerima tawaran menyutradarai film panjang. Ia memilih jalur yang lebih aman dengan memulai dari proyek-proyek kecil, seperti film pendek atau serial pendek di platform digital.
“Kayaknya akan nge-direct mendingan short movie dulu atau series pendek di YouTube,” katanya.
Bagi Ajil, menjaga kualitas portofolio adalah hal utama. Ia tak ingin langkah pertamanya sebagai sutradara justru berakhir dengan kegagalan yang bisa mempengaruhi kariernya ke depan.

Ajil Ditto cerita soal perannya di series komedi ‘Culture Shock’ yang sudah tayang di Vision+, ditemui di kawasan Gondangdia Jakarta Pusat, Jumat (21/2/2025)
“Gue enggak mau ngerusak porto. Takutnya sekali nge-direct langsung film panjang, ternyata flop,” ujarnya.
Soal genre, Ajil mengaku drama menjadi pilihan yang paling dekat dengan dirinya. Namun, pengalaman bermain di film ‘Believe’ sempat memantik ketertarikannya pada genre action.
“Drama deh. Tapi gara-gara film Believe kemarin, tiba-tiba pengen jadi director action,” katanya.
Menjadi sutradara atau produser pun kini masuk dalam daftar resolusi besar Ajil Ditto di tahun 2026. Meski langkahnya akan dilakukan perlahan, Ajil memastikan dirinya siap belajar dan berproses demi membuka babak baru dalam perjalanan kariernya di industri film Indonesia.












