Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Film

Dito Darmawan Jadi Pocong di Film CONJURIG, Ternyata Tak Semudah yang Dibayangkan

27
×

Dito Darmawan Jadi Pocong di Film CONJURIG, Ternyata Tak Semudah yang Dibayangkan

Sebarkan artikel ini
(sumber foto istimewa) Dito Darmawan pemeran film Conjurig

Showbiznesia.com – Dito Darmawan harus merasakan pengalaman tak biasa saat membintangi film CONJURIG.

Demi memerankan Piit, seorang pemuda yang mencari nafkah sebagai cosplayer hantu di kawasan Alun-Alun Bandung, Dito harus menjalani proses makeup dan mengenakan kostum pocong selama syuting.

Bukan sekadar tampil menyeramkan, Dito justru dituntut tetap menunjukkan emosi karakter Piit yang sedang menghadapi persoalan hidup.

Tantangannya semakin terasa karena proses syuting tidak selalu dilakukan malam hari.

“Ternyata jadi pocong itu nggak semudah kelihatannya. Riasannya tebal, apalagi syutingnya juga tidak hanya di malam hari, jadi makin menantang,” kata Dito Darmawan di kawasan Senayan Jakarta Pusat, Senin (28/9/2026).

BACA JUGA: Demi Dalami Ilmu Hitam Pirunduk, Proses Produksinya Libatkan Dukun Lokal di Kalimantan

Dito mengaku harus menemukan cara tersendiri agar emosi Piit tetap bisa tersampaikan meski wajah dan tubuhnya banyak tertutup riasan serta kostum.

“Padahal Piit ini karakter yang emosinya kompleks, ada sedih, ada usaha buat nutupin luka, jadi saya harus cari cara sendiri buat tetap nyampein itu di tengah keterbatasan kostum dan riasan,” lanjutnya.

Dalam CONJURIG, Piit digambarkan sebagai pemuda yang pulang ke Bandung setelah kehilangan pekerjaan.

Dalam kondisi tidak punya arah yang jelas, ia kemudian memilih menjadi cosplayer pocong di jalanan.

(sumber foto istimewa)
Dito Darmawan pemeran film Conjurig

Di balik kostum tersebut, Piit justru perlahan menemukan kembali dirinya. Kehidupan sebagai cosplayer hantu juga mempertemukannya dengan Tamy (Maizura), perempuan yang memiliki persoalan berbeda dalam mencari jati diri.

Film ini sendiri terinspirasi dari Comjurig, komunitas cosplayer hantu di Bandung yang biasa berada di kawasan Asia Afrika dan Braga.

Mereka mengenakan kostum hantu untuk menghibur wisatawan sekaligus mendapatkan penghasilan.

Sutradara Tubagus Deddy mengatakan, kehidupan para cosplayer tersebut menjadi bagian penting dari cerita CONJURIG.

BACA JUGA: Syuting Dulu Baru Reveal Cast, Ini Alasan Soraya Film Simpan Pemain 5 cm: Revolusi Hati

Menurutnya, ada sisi manusiawi yang justru terlihat ketika seseorang harus menutupi wajah aslinya dengan kostum.

“Cosplayer-cosplayer ini jujur soal apa yang mereka lakukan, mencari uang dengan cara yang mereka pilih sendiri. Justru banyak orang di luar sana yang nggak pakai topeng secara fisik, tapi malah menyembunyikan kejujuran mereka. Itu yang ingin CONJURIG angkat,” kata Tubagus Deddy.

(sumber foto istimewa)
Dito Darmawan dalam cuplikan film Conjurig

Selain Dito Darmawan dan Maizura, film ini dibintangi Ferry Maryadi, Mathias Muchus, Shella Fernanda, Bucek Deep, Joe P Project, Trie Utami, Anyun Cadel, Ikbal Fauzi dan Wina Marrino.

CONJURIG diproduksi Global Borneo Entertainment bersama Bima Sakti Pictures dan Imagine. Film ini dijadwalkan tayang serentak di bioskop Indonesia mulai 1 Oktober 2026.