Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Film

Film “Aku Harus Mati” Siap Tayang, Angkat Teror Jual Jiwa demi Harta hingga Kisah Mistis di Balik Layar

15
×

Film “Aku Harus Mati” Siap Tayang, Angkat Teror Jual Jiwa demi Harta hingga Kisah Mistis di Balik Layar

Sebarkan artikel ini
Tim Showbiznesia - Cast dan filmmaker dari 'Aku Harus Mati' saat jumpa pers gala premiere di XXI Epicentrum Kuningan Jakarta Selatan, Kamis (26/3/2026).

Showbiznesia.com – Film horor terbaru produksi Rollink Action berjudul Aku Harus Mati siap menghantui bioskop Tanah Air mulai 2 April 2026.

Film garapan sutradara Hestu Saputra ini tak sekadar menyajikan teror, tetapi juga mengangkat isu sosial yang dekat dengan kehidupan masyarakat modern.

Diproduseri oleh Irsan Yapto dan Nadya Yapto, film ini menyoroti fenomena jual jiwa demi harta yang kerap terjadi di tengah gaya hidup urban, termasuk jeratan utang pinjaman online (pinjol) dan paylater.

“Aku Harus Mati adalah film horor yang ceritanya paling dekat dengan kehidupan manusia modern zaman sekarang,” beber Irsan Yapto dalam jumpa pers di XXI Epicentrum Kuningan Jakarta Selatan, Kamis (26/3/2026).

“Fenomena jual jiwa demi harta, banyak masyarakat rela mengorbankan diri dan jiwa demi validasi dan harta sampai terlilit utang pinjol, paylater, dan lain-lain,” terangnya.

Sementara itu, Hestu Saputra menegaskan bahwa film ini merupakan refleksi kondisi sosial yang nyata terjadi di sekitar.

“Film ini adalah refleksi dari fenomena ‘jual jiwa demi harta’ yang marak di sekitar kita. Kami ingin memperlihatkan bahwa teror sesungguhnya dimulai ketika manusia kehilangan kendali atas dirinya sendiri demi memuaskan gaya hidup dan validasi diri oleh lingkungan sekitar,” kata Hestu.

Tim Showbiznesia – Amara Sophie pemeran Tiwi dalam film ‘Aku Harus Mati’ cerita pengalaman syuting yang sering mengalami gangguan mistis. Amara Sophie di kawasan Kuningan Jakarta Selatan, Kamis (26/3/2026).

Amara Sophie Alami Gangguan Mistis Saat Syuting

Di balik layar, pengalaman horor juga dialami langsung oleh salah satu pemainnya, Amara Sophie.

Ia mengaku kerap mengalami gangguan mistis selama proses syuting berlangsung.

“Aku lebih kayak, hmmm emang dari sebelum syuting ini gampang ‘ketempelan’ ya. Jadi pas syuting ini ya lumayan banyak ketempelan,” ujar Amara Sophie.

Menurutnya, jadwal syuting malam hari membuat kondisi fisik menjadi lelah dan lebih rentan terhadap gangguan tersebut.

“Iya, sebenarnya pas lagi syuting aku berusaha untuk nggak mikir ya, tapi emang lumayan mengganggu,” jelasnya.

“Karena kan namanya syuting horor biasanya jamnya agak dibalik, kita lebih banyak syuting malam,” lanjut Amara.

Tim Showbiznesia – Amara Sophie pemeran Tiwi dalam film ‘Aku Harus Mati’ cerita pengalaman syuting yang sering mengalami gangguan mistis. Amara Sophie di kawasan Kuningan Jakarta Selatan, Kamis (26/3/2026).

Tak hanya di lokasi syuting, pengalaman mistis juga ia alami saat beristirahat di penginapan di Yogyakarta.

“Di situ tiap malam aku kayak (pintu) digedor banget aja. Terus pas bilang ke orang hotelnya, ‘Ini apa nih?’, terus dia bilang ‘Ini tikus’. Tapi nggak masuk akal banget karena digedornya parah banget,” ungkap Amara.

Ia bahkan mengaku sering menemukan lebam di tubuhnya sebagai tanda mengalami gangguan.

“Terus juga, paling gimana caranya aku tahu kalau ketempelan ya lebam-lebam sih,” tambahnya.

Dengan perpaduan cerita yang relevan dengan realita sosial dan pengalaman mistis para pemainnya, Aku Harus Mati digadang-gadang menjadi salah satu film horor yang tak hanya menakutkan, tetapi juga menggugah kesadaran penonton tentang bahaya ambisi yang tak terkendali.

Tim Showbiznesia – Cast dan filmmaker dari ‘Aku Harus Mati’ saat jumpa pers gala premiere di XXI Epicentrum Kuningan Jakarta Selatan, Kamis (26/3/2026).

Sinopsis: Teror dari Ambisi dan Rahasia Keluarga

Naskah yang ditulis Aroe Ama ini mengikuti kisah Mala (Hana Saraswati), seorang yatim piatu yang terjebak dalam gaya hidup hedonis hingga terlilit utang.

Dalam upaya keluar dari masalah, Mala kembali ke panti asuhan tempat ia dibesarkan dan bertemu sahabat lamanya, Tiwi (Amara Sophie) dan Nugra (Prasetya Agni), serta Ki Jago (Bambang Paningron) yang sudah dianggap seperti ayah.

Tim Showbiznesia – Cast dan filmmaker dari ‘Aku Harus Mati’ saat jumpa pers gala premiere di XXI Epicentrum Kuningan Jakarta Selatan, Kamis (26/3/2026).

Namun, ketenangan itu berubah menjadi teror ketika Mala mulai mengalami kejadian mistis setelah mata batinnya terbuka. Ia pun harus menghadapi rahasia kelam keluarganya terkait perjanjian dengan iblis yang menuntut tumbal nyawa orang terdekat.

Film ini membawa penonton pada dilema mencekam, ketika Mala harus menghadapi pilihan yang tak terhindarkan: membayar harga dari ambisi dan kesalahan masa lalu.