Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Film

Putri Marino Perankan Perempuan yang Pulang Setelah 20 Tahun, Malah Dianggap Tak Diinginkan dalam ‘Empat Musim Pertiwi’

46
×

Putri Marino Perankan Perempuan yang Pulang Setelah 20 Tahun, Malah Dianggap Tak Diinginkan dalam ‘Empat Musim Pertiwi’

Sebarkan artikel ini
(sumber istimewa Forka Films) Film terbaru Putri Marino, Empat Musim Pertiwi.

Showbiznesia.com – Kepulangan seseorang ke kampung halaman seharusnya menjadi momen yang menghangatkan.

Namun, hal berbeda dialami Pertiwi, karakter yang diperankan Putri Marino dalam film Empat Musim Pertiwi.

Setelah 20 tahun meninggalkan kampung halaman, Pertiwi akhirnya kembali. Namun, kepulangannya justru disambut dengan kecurigaan dan tatapan penuh tanda tanya dari warga.

Bahkan, kedua orangtuanya seperti tidak menginginkan kehadiran Pertiwi kembali di rumah.

Situasi tersebut tergambar dalam official teaser trailer Empat Musim Pertiwi yang baru dirilis Forka Films.

Alih-alih memberikan jawaban, teaser justru memperlihatkan semakin banyak teka-teki mengenai alasan Pertiwi kembali dan apa yang sebenarnya terjadi di masa lalu.

BACA JUGA: Operasi Pesta Copet, Bukan Cuman Film Heist Low Budget Tapi Potret Keresahan Negeri Ini

Gerak-gerik Pertiwi terus diawasi. Sementara itu, kemarahan yang tertunda, kekecewaan, serta kegetiran dari masa lalu seolah kembali muncul bersamaan dengan kepulangannya.

Dalam teaser tersebut, Pertiwi juga digambarkan sebagai sosok yang tidak takut menghadapi kematian.

Namun, keberaniannya itu ternyata lahir dari trauma panjang yang membentuk dirinya selama bertahun-tahun.

(sumber istimewa Forka Films)
Film terbaru Putri Marino, Empat Musim Pertiwi.

“Di teaser trailer, kita bisa mengintip kehidupan Pertiwi. Perempuan yang tidak takut mati, seperti yang disampaikan dalam dialog. Pertiwi tidak takut apapun,” kata Kamila Andini selaku penulis sekaligus sutradara dalam siaran pers yang diterima Showbiznesia.com, Kamis (20/8/2026).

“Tapi kepulangannya juga membawa trauma yang besar, yang membuatnya menjadi tidak takut apapun. Dia hanya memiliki dirinya sendiri,” ujarnya.

Menariknya, Empat Musim Pertiwi menjadi reuni Putri Marino dan Kamila Andini setelah keduanya bekerja sama dalam serial Gadis Kretek.

Tak hanya Putri, film ini juga mempertemukan kembali Arya Saloka dengan Kamila, sekaligus melibatkan sejumlah kru yang sebelumnya berada di balik kesuksesan Gadis Kretek.

Di antaranya sinematografer Batara Goempar, desainer produksi Dita Gambiro, penata busana Hagai Pakan, penata rias Astrid Sambudiono, perekam suara Sutrisno, serta editor Ahmad Fesdi Anggoro.

Teaser trailer juga memperkenalkan Bromo sebagai salah satu latar penting dalam perjalanan Pertiwi.

(sumber istimewa Forka Films)
Film terbaru Putri Marino, Empat Musim Pertiwi.

Lanskap Bromo bukan sekadar menjadi tempat berlangsungnya cerita, tetapi telah menjadi bagian dari gagasan awal film tersebut.

Produser Ifa Isfansyah mengungkapkan, ide Empat Musim Pertiwi sebenarnya sudah dikembangkan sejak 2017, jauh sebelum Gadis Kretek dibuat.

“Ide awal film ini terbentuk pada tahun 2017. Namun justru yang memantik adalah latarnya, yakni Bromo,” kata Ifa.

“Saat itu, ada yang ingin kami sampaikan ketika berinteraksi dengan ruang di Bromo. Ide ini bahkan jauh sebelum ada Gadis Kretek,” terusnya.

Selain Putri Marino dan Arya Saloka, film ini juga dibintangi Christine Hakim dan Hana Malasan.

BACA JUGA: Film Hasut Rilis First Look, Empat Karakter Terjebak Misteri di Tengah Hutan

Empat Musim Pertiwi diproduksi Forka Films dengan kolaborasi bersama Miles Films, Jagartha, Trinity Optima, Imajinari, TeamUp, Julie Estelle, dan Navvaros.

Cerita film akan mengikuti perjalanan Pertiwi setelah dua dekade pergi dari kampung halamannya.

Ia sadar bahwa kepulangannya tidak diinginkan, bahkan oleh orang-orang yang seharusnya menjadi keluarganya sendiri.

(sumber istimewa Forka Films)
Film terbaru Putri Marino, Empat Musim Pertiwi.

Namun, Pertiwi memiliki alasan untuk kembali. Kepulangan tersebut menjadi upayanya menghadapi empat musim dalam hidupnya, termasuk masa kelam yang pernah membuat kehidupannya seperti berada dalam penjara.

Perlahan, Pertiwi berusaha keluar dari kegelapan tersebut dan menemukan kembali cahaya yang telah lama hilang.

Dengan misteri masa lalu, trauma, dan kepulangan yang tidak diharapkan sebagai pijakan cerita, Empat Musim Pertiwi menawarkan perjalanan seorang perempuan untuk menghadapi kembali bagian hidup yang selama ini berusaha ditinggalkannya.

Film Empat Musim Pertiwi dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 8 Oktober 2026.