Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Film

Gandhi Fernando Lawan Arus, Hadirkam Film Iyus Jenius di Tengah Maraknya Film Horor

24
×

Gandhi Fernando Lawan Arus, Hadirkam Film Iyus Jenius di Tengah Maraknya Film Horor

Sebarkan artikel ini
(Tim Showbiznesia) Cast dan tim produksi dari film musikal anak 'Iyus Jenius' usai gala premiere di kawasan Semanggi Jakarta Selatan, Minggu (6/9/2026)

Showbiznesia – Film musikal anak Iyus Jenius segera hadir di layar lebar Indonesia dengan membawa cerita tentang kehilangan, persahabatan, kepercayaan diri, dan perjalanan seorang anak menemukan kembali semangatnya.

Film ini mengikuti kisah Iyus (Kevin Abadio), bocah berusia 10 tahun yang kehilangan sang ayah dalam sebuah kecelakaan.

Peristiwa tersebut membuat Iyus berubah menjadi anak yang pendiam, kehilangan semangat belajar, hingga mengalami penurunan prestasi dan krisis kepercayaan diri.

BACA JUGA: Hanung Bramantyo Umumkan Film Remake Descendant of the Sun, Reza Rahadian dan Dian Sastro Jadi Pasangan Utama

Tak hanya itu, Iyus juga harus menghadapi perundungan di lingkungan sekitarnya. Di tengah kondisi tersebut, hadir sosok Babah T. Bob yang membantu Iyus menemukan kembali semangatnya melalui lagu, imajinasi, dan persahabatan.

Menariknya, perjalanan Iyus dikemas dalam format musikal dengan menghadirkan sejumlah lagu populer ciptaan almarhum Papa T. Bob.

Beberapa di antaranya Diobok-obok, Jangan Marah, Semut, Menulis di Atas Kertas, dan Cerewet Jungkir Balik.

(Showbiznesia)
Babah T Bob, putra dari almarhum Papa T. Bob bintangi film musikal anak Iyus Jenius. Babah T Bob di kawasan Semanggi Jakarta Selatan, Minggu (6/9/2026).

Babah T. Bob mengatakan terdapat tujuh lagu karya Papa T. Bob yang digunakan dalam film tersebut. Selain itu, tim juga menghadirkan dua lagu baru untuk menyesuaikan kebutuhan cerita.

“Dua lagu baru yang merepresentasikan tentang kesedihan dan apa-apa karena rata-rata kan lagu Papa T. Bob nggak ada yang sedih, selalu edukasi dan riang. Nah karena di film ini butuhkan drama dan segala macam, kita harus selipkan dua lagu baru,” kata Babah T. Bob di Cinepolis Lippo Mall Nusantara, Semanggi Jakarta Selatan, Minggu (6/9/2026).

Penggunaan lagu-lagu lama tersebut juga tidak dilakukan begitu saja. Musiknya dikemas kembali dengan pendekatan yang lebih modern agar dapat diterima penonton anak-anak masa kini.

Di sisi lain, Iyus Jenius lahir dari keinginan para pembuatnya untuk menghadirkan genre yang semakin jarang ditemukan di bioskop Indonesia.

Gandhi Fernando selaku produser mengatakan dirinya ingin mengambil jalur berbeda dengan membuat film yang tidak banyak diproduksi di Indonesia.

“Ya, karena aku pengin melawan arus, film yang jarang banget dibuat,” kata Gandhi Fernando.

(Tim Showbiznesia)
Gandhi Fernando produser dari film musikal anak ‘Iyus Jenius’ usai gala premiere di kawasan Semanggi Jakarta Selatan, Minggu (6/9/2026)

Menurut Gandhi, film musikal anak bahkan sudah semakin sulit ditemukan di layar lebar.

“Film genre musikal, musikal anak khususnya, itu udah lama banget nggak ada sama sekali dan bisa dibilang genrenya hampir punah,” ujarnya.

Karena itu, Iyus Jenius diharapkan dapat memberikan alternatif tontonan bagi keluarga, terutama di tengah semakin banyaknya pilihan hiburan digital yang bisa diakses anak-anak.

Babah T. Bob menilai perkembangan teknologi membuat anak-anak tidak mungkin sepenuhnya dijauhkan dari gawai, media sosial, maupun berbagai konten digital.

Menurutnya, yang dibutuhkan adalah menghadirkan pilihan hiburan yang bisa dinikmati dengan pendampingan orang tua.

“Kita nggak bisa membendung untuk semuanya tidak main handphone, medsos, dan tidak terpapar konten yang sekarang udah membludak abis,” beber Babah T. Bob.

“Jadi kita mencoba dari film musik anak Iyus Jenius ini menjadi pilihan,” tuturnya.

Selain mengangkat cerita anak, film ini juga menjadi wadah bagi sejumlah pemain muda. Kevin Abadio menjadi pemeran utama sebagai Iyus, sementara Wichita Satari memerankan Mina, Brian Mahesa sebagai Babah Hartono, Adnan Djani sebagai Kepala Sekolah, Fernando Hany Putra sebagai Ucok, Jonathan Alvaro sebagai Ade, Rasendrya Adwa Syah Putra sebagai Koko Papitok, dan Mireille Grimonia sebagai Gadis.

Babah T-Bob juga ikut bermain sebagai karakter Babah T-Bob. Menurutnya, keterlibatan tersebut memang sudah menjadi bagian dari konsep film sejak awal.

Proses produksi Iyus Jenius sendiri dilakukan sejak 2023 dan sempat melalui proses penyuntingan yang cukup panjang.

BACA JUGA: GJLS Jadi Petugas Damkar di Film Kedua, Arya Saloka, Baim Wong dan Chicco Jerikho Ikut Jadi Bahan Guyonan

Gandhi mengungkapkan, proses editing memakan waktu hampir satu tahun karena terdapat sejumlah perubahan pada musik, color grading, hingga penambahan CGI untuk memperkuat sisi imajinatif film.

Setelah rampung, film tersebut juga harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan jadwal tayang di bioskop karena padatnya antrean film Indonesia.

Kini, setelah melalui proses panjang tersebut, Iyus Jenius akhirnya siap bertemu penonton dan membawa kembali genre musikal anak ke layar lebar.

Film Iyus Jenius diproduksi oleh Creator Media, Seru Juga Film Studio, MAXStream Studios, dan Frontline Pictures. Film ini dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 10 September 2026.