Showbiznesia.com – Teror Ritual Gaib: Nyai Randasura tidak berhenti di bioskop Indonesia.
Film yang dibintangi Rey Mbayang dan Dinda Hauw tersebut telah mendapatkan distribusi ke 38 negara dan dipasarkan secara internasional dengan judul The Black Ritual.
Bagi sutradara Intan Kieflie, jangkauan internasional itu bukan sesuatu yang baru dipikirkan setelah film selesai dibuat.
Sejak awal pengembangan, ia bersama tim sudah menentukan pasar yang ingin dituju dan siapa calon penontonnya.
“Jadi sebelum kita syuting itu kita udah tahu kita mau jual ke mana, siapa penonton kita, baru kita tulis ceritanya,” ujar Intan Kieflie di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2026).
BACA JUGA: SMARTFREN Gandeng MNC Pictures Hadirkan Web Series Horor Komedi Penghuni Rumah Warisan
Malaysia, Singapura, dan Brunei termasuk pasar yang disebut sudah dikunci sejak awal. Sementara itu, kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara atau Middle East and North Africa (MENA) menjadi salah satu tujuan utama karena memiliki komunitas Muslim yang besar.
“Market kita terbesar kan sekarang Middle East dan North Africa. Itu negara dengan komunitas muslimnya tuh banyak dan mereka tuh suka banget horor Indonesia,” tutur Intan.

Cuplikan adegan dalam film horor Ritual Gaib
Alih-alih menghilangkan identitas lokal agar lebih mudah diterima pasar luar negeri, Intan justru mempertahankan unsur Indonesia dalam Ritual Gaib.
Cerita horornya dibangun dari persoalan keluarga, ritual, keyakinan, serta unsur spiritual yang dekat dengan latar budaya masyarakat Indonesia.
Unsur keislaman juga menjadi bagian dari perjalanan karakter dalam menghadapi teror, termasuk rukiah dan pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an.
Menurut Intan, pendekatan tersebut justru bisa menjadi pintu masuk bagi penonton di sejumlah negara dengan komunitas Muslim yang besar.
Ia juga melihat Rusia dan negara-negara yang tergabung dalam CIS, termasuk Uzbekistan dan Kazakhstan, sebagai pasar yang potensial.
“Kalau Middle East aja itu kan udah ada 13 negara di situ. Kemudian negara Rusia dan CIS kayak Uzbekistan, Kazakhstan, itu kan muslimnya banyak di situ,” jelasnya.

Cuplikan adegan dalam film horor Ritual Gaib
Sementara di Amerika Serikat, Ritual Gaib akan hadir secara terbatas tak menyeluruh di semua bioskop.
Penentuan lokasi penayangan nantinya mengikuti pertimbangan distributor, termasuk wilayah dengan komunitas Asia Tenggara yang kuat.
Strategi tersebut membuat Intan tidak ingin membuat Ritual Gaib semata-mata mengikuti pola horor yang hanya mengejar teror dan jump scare.
Menurutnya, keputusan kreatif dalam film harus mempertimbangkan penonton di berbagai negara yang menjadi tujuan distribusi.
“Kita enggak bisa hanya memikirkan Indonesia, karena memang dari awal kita enggak memikirkan film ini hanya untuk market Indonesia, karena ada 37 negara lain yang harus kita pikirin,” ujarnya.
Meski menyasar pasar global, inti cerita Ritual Gaib tetap berangkat dari keluarga Indonesia.
Film ini mengikuti Laras dan Radit, pasangan suami istri yang harus menghadapi rahasia kelam keluarga Radit setelah sebuah perjanjian dengan Nyai Randasura kembali menagih janji.
Laras yang sedang hamil bahkan ikut terseret dalam ancaman tersebut. Di tengah teror, pasangan ini berusaha mempertahankan keluarga mereka dengan cinta dan keyakinan.
“Ini tuh cuma mau kasih tau kayak enggak akan ada yang bisa ngalahin kita, mau jin dari mana atau iblis mana pun, selama kita berpegang kepada Allah dan kekuatan cinta,” kata Intan.

Cuplikan adegan dalam film horor Ritual Gaib
Ritual Gaib: Nyai Randasura sekaligus menjadi debut penyutradaraan Intan setelah lebih dari satu dekade berkecimpung di industri perfilman.
Sebelumnya, ia pernah menjadi aktor dan terlibat dalam film 7 Hati 7 Cinta 7 Wanita.
Intan kemudian memperluas kiprahnya ke pengembangan film, produksi, hingga distribusi.
Setelah pindah ke Melbourne, Australia, lebih dari 10 tahun lalu, ia membangun rumah produksi yang membantu perusahaan Australia melakukan produksi di Indonesia.
Pengalamannya kemudian berkembang melalui Kraken Entertainment di Australia dan Anak Negeri Films di Indonesia.
Pengalaman tersebut kini dipertemukan dalam Ritual Gaib, film yang sejak awal dirancang untuk mempertemukan cerita horor Indonesia dengan penonton di berbagai belahan dunia.
Ritual Gaib: Nyai Randasura dijadwalkan tayang di Indonesia mulai 17 September 2026 di CGV dan bioskop terpilih lainnya.













Respon (1)
Komentar ditutup.